Recent Submissions

  • Gender genocide in India!

    Varma, Krishna (2020-05-01)
  • 悔改中的罪人 :对待腐败问题的实务指南 : 致中国及所有想变得更好的基督徒企业家

    Wantian, Cui; Stückelberger, Christoph, 1951- (Globethics.netGeneva Agape Foundation, 2020)
    《 悔改中的罪人》 简介 解决腐败的大规模努力在最近几十年才开始,但腐败和人类的历史一样古老。 尽管存在众多的条例、法规和法律,腐败仍无处不在,并很可能处于上升趋势。基 督教教义认为,虽然我们不可能是完美的,但我们仍能成为“悔改中的罪人”。这 本书提供了关于如何克服腐败的建议。
  • How to search in the Globethics.net Library

    2020-04-29
    Sample search "ethics in higher education"
  • PATIENT FIRING

    Olwendo, Fred (2020-04-29)
    This paper argues in favor of patient firing, the idea that doctors are doing nothing wrong, hence can decline to treat patients who lack the ability to meet the cost of treatment. The standard argument usually made in support of charity medicine (i.e., the rescue obligation) doesn't apply, or as I argue, should not apply to all kinds of medical conditions. Chronic illnesses is one of those cases the argument for charity medicine may not apply, or so I ague. However, I also argue that physician's discretion to decline to treat does not apply to all groups of people, especially children
  • The better sinner : a practical guide on corruption

    Wantian, Cui; Stückelberger, Christoph, 1951- (Globethics.netGeneva Agape Foundation, 2020)
    Corruption is as old as humanity, though the costly and large-scale efforts to address it have only been developed in recent decades. Despite the numerous standards, regulations and laws that exist, corruption is everywhere and may well be on the rise. The Christian faith teaches that, while we cannot be perfect, we can become ‘better sinners’. This book offers advice on how to overcome corruption especially in business.
  • 爱+经济学=Agape economics

    Cui, Wantian (Globethics.net, 2020)
    《爱+经济学》简介 当今世界面临三重危机:人与社会关系的危机、人与人关系的危机、人与 其生存环境的危机。这三重危机有愈演愈烈之势,已经危及到当今的社 会秩序,而原有的经济学框架对此解释乏力更无法提供解决之道。本书 认为危机爆发的原因是正外部性缺失,同时本书综合各个学科对爱的 研究,认为爱的本质是正外部性,并在此基础上构建“爱+经济学模 型”,提出了“爱+经济学原理”,对当前的社会危机进行深刻解读,同时 分别从微观的消费、旅游、企业、教会和宏观的教育、垄断、专利和创新等 关乎经济发展和人民福祉的方面进行分析,并给出应对之策。
  • PENGEMBANGAN STUDI KEISLAMAN PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI ILMU

    Purwanto, Hery; Fadholi, M. (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Epistemology dapat diartikan sebagai studi yang menganalisa dan menilai secarakritis tentang mekanisme dan prinsip-prinsip yang membentuk keyakinan.Persoalan epistemology menempati pokok bahasan yang begitu penting, karenamendasari apa yang dinamakan ilmu pengetahuan atau sains. Meski demikian ilmupengetahuan atau sains tetap memiliki batas-batas penjelasan. Batas-batas itu tidakmeski terletak pada pencarian atau pembuktian baru dari laju eksperimen sains,tetapi terbukti bahwa semenjak kelahiran suatu teori sains, batas-batas itu telahdimunculkan sebagai bidang-bidang khusus untuk membedakan suatu disiplin atasyang lain. Epistemologi itu sendiri membicarakan antara lain persoalan mengenaiapa pengetahuan itu sesungguhnya, dari mana sumber pengetahuan diperoleh danbagaimana cara memperolehnya. Sementara dalam pandangan Islam, ilmupengetahuan merupakan hasil pemikiran manusia yang bersumber dari Tuhanmelalui hasil ciptaannya. Inilah yang menjadikan pentingnya pengembangan studiislam dari sudut pandang epistemologi ilmu.
  • ANALISIS STRATEGI MARKETING FUNDING DI BANK BRISYARIAH KC PURWOKERTO

    Muhammad Rifai, Nada Diana; Musfiroh, Mila Fursiana Salma (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    High level of competition in banks in fighting over third party funds, spur banks tocontinue to try to lure their customers in various ways. No matter how good thecompany's management, segmentation, target market, will not run if it is notfollowed by the right strategy. Strategy is the steps that must be carried out by acompany to achieve goals. While marketing is a process of creating, offering, andexchanging valuable products to other parties to achieve the goals of a company.So the marketing strategy is the steps taken to take over the decision carefully toget the goals and objectives to be achieved by taking into account the conditions ofthe surrounding environment. This is done to get the wants and needs to beachieved. The same goes for BRISyariah KC Purwokerto. The purpose of this studyis to determine the funding marketing strategy in raising funds, and how the impactof the marketing strategy implemented by the funding department. In this studyusing qualitative methods, the analysis process uses data reduction, data display, data verification and drawing conclusions. BRISyariah KC Purwokerto's strategyin marketing in terms of funding to attract public attention using advertising,personal selling, publicity and sales promotion strategies. Of course, this is able tospur the growth of bank financial assets, seen from the acquisition of individualfunding team targets in August reached 98.5%, increasing to 102.4% in Septemberfrom the target of 1 billion per employee. the division and supervision targets perSeptember reached 96% of the 260 billion target.
  • PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA PENGANUT KEPERCAYAAN

    Andhika, Moh Bhayu Surya (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Aliran kepercayaan di Indonesia merupakan salah satu wujud kebhinekaan yang dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan pasal 61 Ayat (1) dan (2), serta pasal 64 ayat (1) dan (5) juncto Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan mengamanatkan pengosongan kolom agama bagi penghayat kepercayaan dalam administrasi kependudukan. Di sisi lain UUD 1945 menjamin hak setiap orang untuk bebas memeluk agama dan beribadat menurut agama, sertaberhak atas kebebasan meyakini Kepercayaan. Putusan Hakim Mahkamah Konstitusi No. 97/PUU-XIV/2016 mengabulkan permohonan pengujian materi (Judicial Review) terhadap Pasal 61 Ayat (1) dan (2) serta Pasal 64 Ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang terkait dengan adanya pengaturan pengosongan kolom agama pada kartu keluarga dan kartu tanda penduduk, melalui putusan Mahkamah Konstitusi ini secara tidak langsung eksistensi penghayat kepercayaan diakui oleh negara.
  • PERAN KEPALA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PARTISIPASI PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

    Istikomah (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 secara eksplisit memberikan tugas kepada pemerintah Desa yaitu penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu Kepala Desa beserta jajarannya merupakan penanggung jawab atas jalannya roda pemerintahan dan roda pembangunan sehingga maju mundurnya Desa tergantung dari kinerja pemerintah Desa serta partisipasi masyarakat. Mengingat bahwa sumber pendapatan Desa adalah dari bagian hasil pajak, makasudah selakyaknya apabila Desa-Desa yang ada juga aktif berpartisipasi dalam pembayaran pajak khususnya Pajak Bumi dan Bangunan. Salah satu peran pemberdayaan Kepala Desa di Desa Besuki Kecamatan Wadaslintang. Bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat Besuki dalam pembayaran PBB,mengetahui program pemberdayaan masyarakat di dalam pembangunan,mengetahui peran Kepala Desa Besuki dalam pemberdayaan masyarakat terhadap pemungutan PBB. Dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris (sosiologis).
  • RIBA DAN BUNGA DALAM KONTRAK SYARIAH

    Hisan, Moh. Syifa'ul (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Pada dasarnya, semua bisnis dapat dikatakan syariah apabila telah terbebas dari unsur-unsur yang dilarang dalam Islam. Salah satu di antara yang dilarang terjadi dalam bisnis syariah adalah munculnya praktik riba. Istilah riba sendiri telah banyak disinggung dalam karya-karya ulama klasik dan semua sepakat atas keharaman praktik riba. Namun belakangan yang diperdebatan bukan soal riba yang sudah jelas larangannya, melainkan status bunga bank, apakah bunga bank merupakan representasi dari riba ataukah bukan. Muncul berbagai tanggapan dari ulama terkait dengan status bunga bank. Tulisan singkat ini mencoba mengulas kembali pandangan Islam terhadap riba, serta pandangan para ulama terhadap isu bunga bank dan implikasinya terhadap kontrak syariah.
  • IJTIHAD KAUM MINORITAS: OTORITARIANISME HUKUM AGAMA TERHADAP PERNIKAHAN SEJENIS

    Bashori, Akmal (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Artikel ini membahas bagaimana ijtihad yang dianggap tepat dalam melihat kaumminoritas yakni homoseksual yang merasa terdiskriminasi oleh otoritarianisme agama karena dianggap menyimpang dari batas normal kewajaran sebagai seorang manusia. Apakah homoseks itu adalah sebuah penyakit, ataukah gaya hidup,ataukah justru ini adalah fitrah ilahiyah? Dalam kerangka seperti itu, penulisan ini menjadi menarik karena menggunakan pendekatan medis dan usūliyah. Dari kajian menggunakan pendekatan tersebut ditemukan bahwa: ijtihad kaum minoritas, tidak sepantasnya didiskriminasi karena ini adalah fitrah ilahiah dengan catatan bahwa pelaku telah melaukukan uji medis pasien yang bersangkutan lebih dominan padakromosom X/Y, sehingga hormon yang dikeluarkan akan mempengaruhi orientasiseksualitas yang bersangkutan.
  • TERM AL-LIBÂS DALAM AL-QUR`AN: KAJIAN TAFSIR TEKSTUAL-KONTEKSTUAL

    Nihayah, Rohatun (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Bahasa Al-Qur`an memiliki karya sastra yang tinggi. Dari segi lafadz maupun maknanya sangatlah indah. Salah satunya membahas mengenai al-libas (pakaian). Makna tekstual merupakan makna secara lahiriyah (lafdziyah), yakni pakaian diartikan sebagai pakaian untuk menutup aurat, atau pakaian untuk melindungi badan dari hawa panas dan dingin. Sedangkan yang akan dibahas disini adalah pakaian dalam arti kontekstual atau makna bathiniyah, yakni makna pakaian secara luas. Bahwasanya al-libas mempunyai 4 (empat) makna antara lain: Pakaian Yang memiliki arti سكنا (ketenangan hati), Pakaian Yang memiliki arti mencampuradukkan ( يخلطون ), Pakaian Yang memiliki arti الثيا ب (pakaian), Pakaian yang memiliki arti العمل الصالح (perbuatan baik) atau disebut juga sebagai pakaian ketaqwaan. Dari keempat makna diatas al-libas yang paling utama adalah al-libas yang bermakna al-amal ash-sholih atau pakaian ketaqwaan.
  • KEDUDUKAN AL-QUR`AN PERSPEKTIF NAHDLATUL ULAMA DAN APLIKASINYA DALAM BAHṠUL MASÂ`IL NU

    Pratomo, Hilmy (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Nahdlatul Ulama (NU) is an Islamic religious organization in Indonesia. As areligious organization, NU has a fatwa institution in the form of bahṡul masâ`il which functions to respond to various socio-religious. In responding to this problem, NU has a unique dynamic in interacting with the Qur'an as the mainguideline of Muslims. This paper tries to answer several problems. First, how does NU view the Qur'an. Second, what is the application in bahṡul masâ`il. The resultsof the study it can be seen that formally NU views the position of the Qur'an asabove any religious text. From the 1st Congress of 1926 to the Congress of XXXIII in 2015, there were 536 issues, of which 89 problems were answered with the Qur'an.
  • KAJIAN KISAH AL-QUR`AN DALAM PEMIKIRAN MUHAMMAD AHMAD KHALAFULLAH (1916 – 1988)

    Kharomen, Agus Imam (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Kajian Al-Qur`an selama ini kurang diperhatikan. Banyak yang mengkaji tentang aspek bukti sejarah tujuannya tidak lain ialah melegitimasi keberadaan kisah-kisah dalam Al-Qur`an sebagai fakta sejarah. Padahal unsur kajian kisah Al-Qur`antentang ‘ibrah. Sehingga ada salah satu tokoh pemikir Mesir bernama Muhammad Ahmad Khalafullah mencoba menfokuskan kajian pada kisah Al-Qur`an dengan pendekatan sastra. Khalafullah menggungkapkan bahwa kisah dalam Al-Qur`an merupakan sarana/media dalam menjelaskan ajaran dan petunjuk Al-Qur`an. Pada hakikatnya kisah Al-Qur`an bertujuan memberikan petunjuk, bimbingan keagamaan, moral dan norma-norma sosial kemasyarakatan. Terkait kata alhaq/benar yang disematkan pada kisah Al-Qur`an, Khalafullah memahami bahwa kata haqq tersebut bukan benar dalam arti kisah itu nyata terjadi, melainkan benar dalam arti tujuan yang hendak dicapai Al-Qur`an melalui kisah-kisah itu adalah suatu kebenaran, sehingga tidak perlu untuk selalu dicarikan bukti sejarahnya.
  • IMPLEMENTASI QAWÂ’ID FIQHIYYAH PADA PERBANKAN SYARI’AH MELALUI SISTEM LANDING AKAD QARḌ

    Handoyo; Khanifa, Nurma Khusna (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Sumber hukum Islam selain berasal dari Qur’an dan Hadits terdapat ijmâ’, qiyâs,istiḣsân, maṣlaḣah mursalah, istiṣhâb, ‘urf, syar’u man qablana, sadd aż-żarî’ah.Ada landasan yang tidak kalah penting yaitu qawâ’id fiqhiyyah yang berfungsisebagia dasar pembentukan hukum. Hal ini dikarenakan jumlah ayat Al-Qur`anyang mebicarakan bab mu’âmalah mâliyyah sangat terbatas hanya 70 ayat.Sementara masalah kontemporer berkenaan dengan mu’âmalah mâliyyah tersebutberkembang dan semakin kompleks. Sehingga dibutuhkan kaidah fiqh (qawa’adfiqhiyyah). Salah satu penggunaan qawâ’id fiqhiyyah ialah akad qard di perbankansyari’ah. Tersirat dalam fatwa No. 19/DSN-MUI/IV/2001. Jika ditarik kesimpulandari berbagai kaidah qawâ’id fiqhiyyah maka implementasi dalam perbankansyari’ah dikenal dengan produk qarḍu al-ḣasan. Di mana terdapat ‘aqd taṭawwu’iatau akad saling membantu dan bukan transaksi komersial.
  • A Filipino Resistance Reading of Joshua 1:1-9

    Fetalsana-Apura, Lily (Society of Biblical Literature, 2019-03-19)
    Go beyond historical questions Lily Fetalsana-Apura reads Joshua 1:1-9, a text that has been used to legitimize Western conquests and imperialism, as a resistance text. Using contextual hermeneutics, the author reads the Former Prophets as countering and resisting impositions of surrounding imperial forces. Read in the context of four hundred years of colonial victimization and a continuing struggle against neocolonialism, Fetalsana-Apura interprets Joshua 1:1-9 as exhorting strength and courage against exploitation and domination by empire. She reveals the Western context and interests reflected in many books and commentaries and outlines instead how the text's meaning can be translated as resisting empire to marginalized and exploited communities such as the Philippines. Features: A critique of Western biblical studies that exclusively focus on historical and theological readings An outline of exegetical and hermeneutical procedures for contextual interpretation Identification of themes and concepts in the Deuteronomistic History that subvert imperial ideology
  • Domestic violence : ethical challenges to the professionalism of religious and faith leaders for healing survivors : a psychological analysis

    Maduforo, Ruth Dymphna (Globethics.net, 2020)
    Domestic Violence is a scourge and reality in many societies around the world, but the topic is not given adequate consideration in terms of the required long-term help and information that victims, offenders and caregivers need. The focus on Domestic Violence brings an area of community and clinical psychology, mental health and overall well-being of citizens into view. The author explores the leadership roles of Churches, pastors and counsellors within religious and church institutions in providing long-term and sustainable healing to the affected and discovers gaps in their approaches. This book is an invitation for all stakeholders involved in family welfare and counselling of vulnerable persons, especially religious leaders and churches, to recognise the positive role of psychological therapy for healing the victims of domestic violence.
  • Etica del agua : principios y directrices

    Globethics.net; Girardin, Benoît; Workshop for Water Ethics (W4W) (Globethics.net, 2020)
    Muchos pensarán que los aspectos éticos de la gestión del agua carecen de importancia o que no aportan valor agregado alguno. Este texto sobre la ética del agua sostiene lo contrario: pone sobre el tapete valores y principios éticos para dilucidar cuestiones actuales acerca del agua a fin de proporcionar soluciones que incrementen las posibilidades de obtener resultados positivos para todas las partes involucradas. Las consideraciones éticas entran en juego a la hora de, por ejemplo, gestionar la disponibilidad del agua y su valor de mercado –en cuanto cuestión de ética económica y de acceso con equidad–; asimismo, la innovación técnica en relación con la extracción, tratamiento y distribución del agua supone una ética de la innovación; la gestión de los conflictos del agua es clave para una ética de la paz; la regulación y la gestión del agua requiere de una ética política y, por último, el tratamiento de la cuestión de las tradiciones y las creencias religiosas en torno del agua es inconcebible sin una ética religiosa.El texto, elaborado por un grupo internacional de expertos y aprobado por el Consejo de Administración de la Fundación Globethics.net, muestra cómo los valores éticos pueden facilitar el tratamiento de los asuntos y los conflictos relacionados con el agua de una manera efectiva, sostenible e inclusiva. En ese sentido, la presente publicación es una contribución al logro del sexto de los Objetivos de Desarrollo Sostenible de las Naciones Unidas: “Garantizar la disponibilidad de agua y su gestión sostenible y el saneamiento para todos”.

View more