Show simple item record

dc.contributor.authorDini Nurlelasari
dc.contributor.authorNina H Herlina
dc.contributor.authorKunto Sofianto
dc.date.accessioned2019-10-25T20:13:05Z
dc.date.available2019-10-25T20:13:05Z
dc.date.created2017-09-28 23:30
dc.date.issued2017-03-01
dc.identifieroai:doaj.org/article:cd16816bb88f461c8aefda656522e33b
dc.identifier0854-3429
dc.identifier2502-3640
dc.identifierhttps://doaj.org/article/cd16816bb88f461c8aefda656522e33b
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/20.500.12424/1505120
dc.description.abstractABSTRACT        This paper is a description of sintren performing arts in Indramayu. The purpose this study was to determine how the deployment sintren performing arts and how the function changes from historical perspective. The method used is historical method. The results showed that sintren developed in North Coast of Java and Central Java, West Java, including Indramayu. Sintren functions from time to time is change. It is influenced by several factors, religious (culture), political, and economic. First sintren is sacred ritual. When Islam came turned into an entertainment that contains a moral message as media propaganda. In the colonial period sintren remain as an entertainment that serves as a medium of political resistance against the colonial government. Until now sintren as entertainment but be affected by economic factors in order to keep the public preferred. Therefore, at this time shows sintren modified with modern songs.   Key Words: Sintren, Indramayu, dissemination, historical ABSTRAK        Tulisan ini deskripsi tentang seni pertunjukan sintren di Indramayu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penyebaran seni pertunjukan sintren dan bagaimana perubahan fungsinya dalam perspektif historis. Metode yang digunakan adalah metode sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintren berkembang di Pesisir Utara Jawa serta Jawa Tengah sebelah barat dan Jawa Barat sebelah timur, termasuk daerah Indramayu. Fungsi sintren dari masa ke masa terus berubah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor agama (budaya), politik, dan ekonomi. Pada awalnya sintren merupakan sarana ritual yang sakral. Ketika Islam datang berubah menjadi sarana hiburan yang mengandung pesan moral sebagai media dakwah. Pada masa kolonial sintren tetap sebagai sarana hiburan yang berfungsi sebagai media politik perlawanan terhadap pemerintah kolonial. Hingga saat ini sintren sebagai hiburan namun terpengaruh oleh faktor ekonomi agar tetap disukai masyarakat. Oleh karena itu, saat ini pertunjukan sintren dimodifikasi dengan lagu-lagu modern. Kata Kunci: Sintren, Indramayu, penyebaran, historis
dc.languageEN
dc.languageID
dc.publisherInstitut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung
dc.relation.ispartofhttp://simlitmas.isbi.ac.id/e-jurnal/index.php/panggung/article/view/229
dc.relation.ispartofhttps://doaj.org/toc/0854-3429
dc.relation.ispartofhttps://doaj.org/toc/2502-3640
dc.sourcePanggung, Vol 27, Iss 1 (2017)
dc.subjectFine Arts
dc.subjectN
dc.subjectArts in general
dc.subjectNX1-820
dc.titleSeni Pertunjukan Sintren di Kabupaten Indramayu dalam Perspektif Historis
dc.typeArticle
ge.collectioncodeOAIDATA
ge.dataimportlabelOAI metadata object
ge.identifier.legacyglobethics:11567712
ge.identifier.permalinkhttps://www.globethics.net/gtl/11567712
ge.lastmodificationdate2017-09-28 23:30
ge.lastmodificationuseradmin@pointsoftware.ch (import)
ge.submissions0
ge.oai.exportid149001
ge.oai.repositoryid52
ge.oai.setnameLCC:Fine Arts
ge.oai.setnameLCC:Arts in general
ge.oai.setspecTENDOkZpbmUgQXJ0cw~~
ge.oai.setspecTENDOkFydHMgaW4gZ2VuZXJhbA~~
ge.oai.streamid5
ge.setnameGlobeTheoLib
ge.setspecglobetheolib
ge.linkhttps://doaj.org/article/cd16816bb88f461c8aefda656522e33b


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record