Show simple item record

dc.contributor.authorRouf, Abdul
dc.date.accessioned2019-10-27T02:34:28Z
dc.date.available2019-10-27T02:34:28Z
dc.date.created2018-04-14 23:08
dc.date.issued2014-11-26
dc.identifieroai:etheses.uin-malang.ac.id:5050
dc.identifierhttp://etheses.uin-malang.ac.id/5050/1/09110124.pdf
dc.identifierRouf, Abdul (2014) Pembinaan akhlak siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI) di SMK PGRI 3 Malang. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim.
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/20.500.12424/2034341
dc.description.abstractINDONESIA:
 
 Masalah akhlak di kalangan para pelajar dewasa ini merupakan salah satu masalah pendidikan yang harus mendapatkan perhatian. Berbagai bentuk perubahan, baik dari segi gaya hidup, pergaulan serta perilaku menyimpang dari norma dan agama. Minimnya jam mata pelajaran agama, serta kurang optimalnya transformasi nilai-nilai agama dalam mata pelajaran agama menjadi kendala dalam membina akhlak siswa. Dari permasalahan tersebut maka perlu adanya upaya efektif dalam pembinaan akhlak siswa di sekolah. Oleh karena itu, melalui kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI) yang selama ini diselenggarakan sekolah, merupakan salah satu media yang potensial untuk pembinaan akhlak, serta memiliki waktu yang relatif lebih tepat. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI) membantu dalam pembinaan akhlak siswa di SMK PGRI 3 Malang.
 
 Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan bentuk kegiatan- kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI) dalam membina akhlak siswa SMK PGRI 3 Malang, (2) mendeskripsikan upaya-upaya kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI) dalam membina akhlak siswa SMK PGRI 3 Malang, (3) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI) dalam membina akhlak siswa SMK PGRI 3 Malang. Untuk mencapai tujuan di atas, maka peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif, atau berupa paparan data. Instrumen kunci adalah peneliti sendiri, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan intervew. Data dianalisis dengan cara reduksi data, memaparkan data, serta menarik kesimpulan.
 
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) kegiatan ekstrakulikuler Badan Dakwah Islam (BDI) sudah ada sejak lama, adapun bentuk kegiatan yang ada di dalamnya, antara lain: a. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin: pendalaman baca tulis al-Qur’an, dan akidah akhlak, b. PHBI (peringatan hari besar Islam), seperti: isra’ mi’raj, dan maulid nabi, c. Kegiatan Wisata Rohani, yaitu kunjungan ke panti asuhan, pondok pesantren, dan d. Kesenian Islam, yakni shalawat banjari, atau terbangan. (2) upaya-upaya dalam pembinaan akhlak siswa melalui kegiatan Badan Dakwah Islam (BDI) di SMK PGRI 3 Malang, memang sudah berjalan dengan baik, seperti: melalui kegiatan kunjungan ke panti asuhan dan pondok pesantren, guna memberikan kesadaran rohani siswa, (3) faktor pendukung adalah tenaga yang ahli dibidang dakwah, lingkungan sekolah yang disiplin dan agamis, serta terciptanya suasana harmonis antara pembina ekstrakurikuler dan wakil kepala kesiswaan. Faktor penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI) adalah waktu yang kurang memadai, karena kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setelah kegiatan belajar mengajar atau setelah pulang sekolah, sehinggah tenaga para siswa terkuras. Karena kegiatan untuk peringatan hari besar Islam berbenturan dengan adanya kegiatan yang ada di lembaga sendiri. Kemudian belum adanya mekanisme kerja dakwah secara utuh.
 
 ENGLISH:
 
 Moral problems among learners today is one of the problems of education that should be get attention. Various forms of change, both in terms of lifestyle, relationships and behavior deviates from the norms and religion. The lack of hours religious subjects, and less optimal transformation of religious values in religious subjects become obstacles in developing student morals. From the problems it is necessary to attempt the effective guiding the students characters in the school. Therefore, through extracurricular activities Islamic Da’wah Agency (BDI), which is organized by the school, is one of potential media for moral guidance, as well as having a relative time and more appropriate. The focus of the problem in this research is to determine how to form extracurricular activities Badan Dakwah Islam (BDI) to help the development of student character in SMK PGRI 3 Malang.
 
 The purpose of this study were to: (1) describe the form extracurricular activities of Islamic Da’wah Agency (BDI) in developing the students characters of SMK PGRI 3 Malang, (2) describe the efforts of the Islamic Da’wah Agency (BDI) in developing the students character of SMK PGRI 3 Malang, (3) describe the factors that supporting the extracurricular activities of the Islamic Da’wah Agency (BDI) in developing the students character of SMK PGRI 3 Malang. To achieve the objectives above, the researchers used a qualitative research approach, with descriptive research, or in the form of data exposure. The key instrument is the researcher, and data collection techniques are observation, documentation, and interview. Data were analyzed by means of data reduction, presented data, and draw conclusions.
 
 Research results show that, (1) the extracurricular activities of Islamic Da’wah Agency (BDI) has been around a long time, while the form of the activities, include: a. Activities conducted regularly: Explore of reading and writing the Qur'an, and the creed (akidah akhlak), b. PHBI (Remembrance of Islam day), such as: Isra 'Mi'raj, and the maulid of the prophet Muhammad, c. Spiritual activities, namely visits to the orphanage, boarding schools, and d. Islamic art, namely shalawat Banjari, or Terbangan. (2) the efforts in guidance the students through the activities of Badan Dakwah Islam (BDI) in SMK PGRI 3 Malang, is already well organized, such as through visits to the orphanage and boarding schools, in order to provide spiritual awareness the students, (3) supporting factor is there were experts in the field of da'wah, school environment and religious discipline, as well as the creating a harmonious atmosphere between the the coach and the vice principles of student extracurricular. Limiting factor in the implementation of extracurricular activities Islamic Da’wah Agency (BDI) is insufficient time, because extracurricular activities carried out after learning activities or after school, so the students energy were reduced. Because the activity to Remembrance of Islamic day collide with the existing activities in the institution itself. Then the lack of working mechanisms of da'wah as a whole.
dc.format.mediumtext
dc.languageid
dc.language.isoind
dc.relation.ispartofhttp://etheses.uin-malang.ac.id/5050/
dc.rightscc_by_nc_nd_4
dc.titlePembinaan akhlak siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Badan Dakwah Islam (BDI) di SMK PGRI 3 Malang
dc.typeThesis
ge.collectioncodeOAIDATA
ge.dataimportlabelOAI metadata object
ge.identifier.legacyglobethics:14381266
ge.identifier.permalinkhttps://www.globethics.net/gtl/14381266
ge.lastmodificationdate2018-04-14 23:08
ge.lastmodificationuseradmin@pointsoftware.ch (import)
ge.submissions0
ge.oai.exportid149001
ge.oai.repositoryid99471
ge.oai.setnameStatus = Unpublished
ge.oai.setnameType = Thesis
ge.oai.setspec7374617475733D756E707562
ge.oai.setspec74797065733D746865736973
ge.oai.streamid5
ge.setnameGlobeTheoLib
ge.setspecglobetheolib
ge.linkhttp://etheses.uin-malang.ac.id/5050/1/09110124.pdf


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record