Globethics.net offers to its registered participants the opportunity to submit their own documents in the library and therefore to make them available to the other participants.The Globethics.net Library Submissions collection has around 87'000 articles and books submitted by participants, interns, external staff and staff at the Head Office in Geneva. The collection grows as more content is submitted. Globethics.net encourages its participants to use this tool for sharing knowledge with their peers. Sharing knowledge on ethics without barriers is at the center of the Globethics.net mission and authors of resources are the best placed people to support Globethics.net in this effort.

Recent Submissions

  • Post-corona world : balancing international cooperation and national sovereignty

    Stückelberger, Christoph, 1951- (MGIMO University, 2020)
  • «Die goldene Regel ist jetzt wichtiger denn je»

    Hohendahl-Tesch, Sandra; Stückelberger, Christoph, 1951- (Theologischer Verlag Zürich, 2020-04-03)
  • Gender genocide in India!

    Varma, Krishna (2020-05-01)
  • How to search in the Globethics.net Library

    2020-04-29
    Sample search "ethics in higher education"
  • PATIENT FIRING

    Olwendo, Fred (2020-04-29)
    This paper argues in favor of patient firing, the idea that doctors are doing nothing wrong, hence can decline to treat patients who lack the ability to meet the cost of treatment. The standard argument usually made in support of charity medicine (i.e., the rescue obligation) doesn't apply, or as I argue, should not apply to all kinds of medical conditions. Chronic illnesses is one of those cases the argument for charity medicine may not apply, or so I ague. However, I also argue that physician's discretion to decline to treat does not apply to all groups of people, especially children
  • PENGEMBANGAN STUDI KEISLAMAN PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI ILMU

    Purwanto, Hery; Fadholi, M. (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Epistemology dapat diartikan sebagai studi yang menganalisa dan menilai secarakritis tentang mekanisme dan prinsip-prinsip yang membentuk keyakinan.Persoalan epistemology menempati pokok bahasan yang begitu penting, karenamendasari apa yang dinamakan ilmu pengetahuan atau sains. Meski demikian ilmupengetahuan atau sains tetap memiliki batas-batas penjelasan. Batas-batas itu tidakmeski terletak pada pencarian atau pembuktian baru dari laju eksperimen sains,tetapi terbukti bahwa semenjak kelahiran suatu teori sains, batas-batas itu telahdimunculkan sebagai bidang-bidang khusus untuk membedakan suatu disiplin atasyang lain. Epistemologi itu sendiri membicarakan antara lain persoalan mengenaiapa pengetahuan itu sesungguhnya, dari mana sumber pengetahuan diperoleh danbagaimana cara memperolehnya. Sementara dalam pandangan Islam, ilmupengetahuan merupakan hasil pemikiran manusia yang bersumber dari Tuhanmelalui hasil ciptaannya. Inilah yang menjadikan pentingnya pengembangan studiislam dari sudut pandang epistemologi ilmu.
  • ANALISIS STRATEGI MARKETING FUNDING DI BANK BRISYARIAH KC PURWOKERTO

    Muhammad Rifai, Nada Diana; Musfiroh, Mila Fursiana Salma (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    High level of competition in banks in fighting over third party funds, spur banks tocontinue to try to lure their customers in various ways. No matter how good thecompany's management, segmentation, target market, will not run if it is notfollowed by the right strategy. Strategy is the steps that must be carried out by acompany to achieve goals. While marketing is a process of creating, offering, andexchanging valuable products to other parties to achieve the goals of a company.So the marketing strategy is the steps taken to take over the decision carefully toget the goals and objectives to be achieved by taking into account the conditions ofthe surrounding environment. This is done to get the wants and needs to beachieved. The same goes for BRISyariah KC Purwokerto. The purpose of this studyis to determine the funding marketing strategy in raising funds, and how the impactof the marketing strategy implemented by the funding department. In this studyusing qualitative methods, the analysis process uses data reduction, data display, data verification and drawing conclusions. BRISyariah KC Purwokerto's strategyin marketing in terms of funding to attract public attention using advertising,personal selling, publicity and sales promotion strategies. Of course, this is able tospur the growth of bank financial assets, seen from the acquisition of individualfunding team targets in August reached 98.5%, increasing to 102.4% in Septemberfrom the target of 1 billion per employee. the division and supervision targets perSeptember reached 96% of the 260 billion target.
  • PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA PENGANUT KEPERCAYAAN

    Andhika, Moh Bhayu Surya (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Aliran kepercayaan di Indonesia merupakan salah satu wujud kebhinekaan yang dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan pasal 61 Ayat (1) dan (2), serta pasal 64 ayat (1) dan (5) juncto Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan mengamanatkan pengosongan kolom agama bagi penghayat kepercayaan dalam administrasi kependudukan. Di sisi lain UUD 1945 menjamin hak setiap orang untuk bebas memeluk agama dan beribadat menurut agama, sertaberhak atas kebebasan meyakini Kepercayaan. Putusan Hakim Mahkamah Konstitusi No. 97/PUU-XIV/2016 mengabulkan permohonan pengujian materi (Judicial Review) terhadap Pasal 61 Ayat (1) dan (2) serta Pasal 64 Ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang terkait dengan adanya pengaturan pengosongan kolom agama pada kartu keluarga dan kartu tanda penduduk, melalui putusan Mahkamah Konstitusi ini secara tidak langsung eksistensi penghayat kepercayaan diakui oleh negara.
  • PERAN KEPALA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PARTISIPASI PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

    Istikomah (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 secara eksplisit memberikan tugas kepada pemerintah Desa yaitu penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu Kepala Desa beserta jajarannya merupakan penanggung jawab atas jalannya roda pemerintahan dan roda pembangunan sehingga maju mundurnya Desa tergantung dari kinerja pemerintah Desa serta partisipasi masyarakat. Mengingat bahwa sumber pendapatan Desa adalah dari bagian hasil pajak, makasudah selakyaknya apabila Desa-Desa yang ada juga aktif berpartisipasi dalam pembayaran pajak khususnya Pajak Bumi dan Bangunan. Salah satu peran pemberdayaan Kepala Desa di Desa Besuki Kecamatan Wadaslintang. Bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat Besuki dalam pembayaran PBB,mengetahui program pemberdayaan masyarakat di dalam pembangunan,mengetahui peran Kepala Desa Besuki dalam pemberdayaan masyarakat terhadap pemungutan PBB. Dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris (sosiologis).
  • RIBA DAN BUNGA DALAM KONTRAK SYARIAH

    Hisan, Moh. Syifa'ul (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Pada dasarnya, semua bisnis dapat dikatakan syariah apabila telah terbebas dari unsur-unsur yang dilarang dalam Islam. Salah satu di antara yang dilarang terjadi dalam bisnis syariah adalah munculnya praktik riba. Istilah riba sendiri telah banyak disinggung dalam karya-karya ulama klasik dan semua sepakat atas keharaman praktik riba. Namun belakangan yang diperdebatan bukan soal riba yang sudah jelas larangannya, melainkan status bunga bank, apakah bunga bank merupakan representasi dari riba ataukah bukan. Muncul berbagai tanggapan dari ulama terkait dengan status bunga bank. Tulisan singkat ini mencoba mengulas kembali pandangan Islam terhadap riba, serta pandangan para ulama terhadap isu bunga bank dan implikasinya terhadap kontrak syariah.
  • IJTIHAD KAUM MINORITAS: OTORITARIANISME HUKUM AGAMA TERHADAP PERNIKAHAN SEJENIS

    Bashori, Akmal (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Artikel ini membahas bagaimana ijtihad yang dianggap tepat dalam melihat kaumminoritas yakni homoseksual yang merasa terdiskriminasi oleh otoritarianisme agama karena dianggap menyimpang dari batas normal kewajaran sebagai seorang manusia. Apakah homoseks itu adalah sebuah penyakit, ataukah gaya hidup,ataukah justru ini adalah fitrah ilahiyah? Dalam kerangka seperti itu, penulisan ini menjadi menarik karena menggunakan pendekatan medis dan usūliyah. Dari kajian menggunakan pendekatan tersebut ditemukan bahwa: ijtihad kaum minoritas, tidak sepantasnya didiskriminasi karena ini adalah fitrah ilahiah dengan catatan bahwa pelaku telah melaukukan uji medis pasien yang bersangkutan lebih dominan padakromosom X/Y, sehingga hormon yang dikeluarkan akan mempengaruhi orientasiseksualitas yang bersangkutan.
  • TERM AL-LIBÂS DALAM AL-QUR`AN: KAJIAN TAFSIR TEKSTUAL-KONTEKSTUAL

    Nihayah, Rohatun (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Bahasa Al-Qur`an memiliki karya sastra yang tinggi. Dari segi lafadz maupun maknanya sangatlah indah. Salah satunya membahas mengenai al-libas (pakaian). Makna tekstual merupakan makna secara lahiriyah (lafdziyah), yakni pakaian diartikan sebagai pakaian untuk menutup aurat, atau pakaian untuk melindungi badan dari hawa panas dan dingin. Sedangkan yang akan dibahas disini adalah pakaian dalam arti kontekstual atau makna bathiniyah, yakni makna pakaian secara luas. Bahwasanya al-libas mempunyai 4 (empat) makna antara lain: Pakaian Yang memiliki arti سكنا (ketenangan hati), Pakaian Yang memiliki arti mencampuradukkan ( يخلطون ), Pakaian Yang memiliki arti الثيا ب (pakaian), Pakaian yang memiliki arti العمل الصالح (perbuatan baik) atau disebut juga sebagai pakaian ketaqwaan. Dari keempat makna diatas al-libas yang paling utama adalah al-libas yang bermakna al-amal ash-sholih atau pakaian ketaqwaan.
  • KEDUDUKAN AL-QUR`AN PERSPEKTIF NAHDLATUL ULAMA DAN APLIKASINYA DALAM BAHṠUL MASÂ`IL NU

    Pratomo, Hilmy (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Nahdlatul Ulama (NU) is an Islamic religious organization in Indonesia. As areligious organization, NU has a fatwa institution in the form of bahṡul masâ`il which functions to respond to various socio-religious. In responding to this problem, NU has a unique dynamic in interacting with the Qur'an as the mainguideline of Muslims. This paper tries to answer several problems. First, how does NU view the Qur'an. Second, what is the application in bahṡul masâ`il. The resultsof the study it can be seen that formally NU views the position of the Qur'an asabove any religious text. From the 1st Congress of 1926 to the Congress of XXXIII in 2015, there were 536 issues, of which 89 problems were answered with the Qur'an.
  • KAJIAN KISAH AL-QUR`AN DALAM PEMIKIRAN MUHAMMAD AHMAD KHALAFULLAH (1916 – 1988)

    Kharomen, Agus Imam (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Kajian Al-Qur`an selama ini kurang diperhatikan. Banyak yang mengkaji tentang aspek bukti sejarah tujuannya tidak lain ialah melegitimasi keberadaan kisah-kisah dalam Al-Qur`an sebagai fakta sejarah. Padahal unsur kajian kisah Al-Qur`antentang ‘ibrah. Sehingga ada salah satu tokoh pemikir Mesir bernama Muhammad Ahmad Khalafullah mencoba menfokuskan kajian pada kisah Al-Qur`an dengan pendekatan sastra. Khalafullah menggungkapkan bahwa kisah dalam Al-Qur`an merupakan sarana/media dalam menjelaskan ajaran dan petunjuk Al-Qur`an. Pada hakikatnya kisah Al-Qur`an bertujuan memberikan petunjuk, bimbingan keagamaan, moral dan norma-norma sosial kemasyarakatan. Terkait kata alhaq/benar yang disematkan pada kisah Al-Qur`an, Khalafullah memahami bahwa kata haqq tersebut bukan benar dalam arti kisah itu nyata terjadi, melainkan benar dalam arti tujuan yang hendak dicapai Al-Qur`an melalui kisah-kisah itu adalah suatu kebenaran, sehingga tidak perlu untuk selalu dicarikan bukti sejarahnya.
  • IMPLEMENTASI QAWÂ’ID FIQHIYYAH PADA PERBANKAN SYARI’AH MELALUI SISTEM LANDING AKAD QARḌ

    Handoyo; Khanifa, Nurma Khusna (Fakultas Syari'ah dan Hukum, 2019-11-01)
    Sumber hukum Islam selain berasal dari Qur’an dan Hadits terdapat ijmâ’, qiyâs,istiḣsân, maṣlaḣah mursalah, istiṣhâb, ‘urf, syar’u man qablana, sadd aż-żarî’ah.Ada landasan yang tidak kalah penting yaitu qawâ’id fiqhiyyah yang berfungsisebagia dasar pembentukan hukum. Hal ini dikarenakan jumlah ayat Al-Qur`anyang mebicarakan bab mu’âmalah mâliyyah sangat terbatas hanya 70 ayat.Sementara masalah kontemporer berkenaan dengan mu’âmalah mâliyyah tersebutberkembang dan semakin kompleks. Sehingga dibutuhkan kaidah fiqh (qawa’adfiqhiyyah). Salah satu penggunaan qawâ’id fiqhiyyah ialah akad qard di perbankansyari’ah. Tersirat dalam fatwa No. 19/DSN-MUI/IV/2001. Jika ditarik kesimpulandari berbagai kaidah qawâ’id fiqhiyyah maka implementasi dalam perbankansyari’ah dikenal dengan produk qarḍu al-ḣasan. Di mana terdapat ‘aqd taṭawwu’iatau akad saling membantu dan bukan transaksi komersial.
  • A Filipino Resistance Reading of Joshua 1:1-9

    Fetalsana-Apura, Lily (Society of Biblical Literature, 2019-03-19)
    Go beyond historical questions Lily Fetalsana-Apura reads Joshua 1:1-9, a text that has been used to legitimize Western conquests and imperialism, as a resistance text. Using contextual hermeneutics, the author reads the Former Prophets as countering and resisting impositions of surrounding imperial forces. Read in the context of four hundred years of colonial victimization and a continuing struggle against neocolonialism, Fetalsana-Apura interprets Joshua 1:1-9 as exhorting strength and courage against exploitation and domination by empire. She reveals the Western context and interests reflected in many books and commentaries and outlines instead how the text's meaning can be translated as resisting empire to marginalized and exploited communities such as the Philippines. Features: A critique of Western biblical studies that exclusively focus on historical and theological readings An outline of exegetical and hermeneutical procedures for contextual interpretation Identification of themes and concepts in the Deuteronomistic History that subvert imperial ideology
  • The wrongfulness of any intent to kill

    Girgis, Sherif, 1986- (2019-08)
    Germain Grisez’s philosophical argument for respecting human life has been developed by fellow new natural law (NNL) theorists and applied to a range of lethal actions, for its conclusion is vast: intending the death of any human being as a means or an end is wrong in itself. For some Thomists, the NNL view on killing is both lax and rigorist: They consider it lax because its narrow criterion for what is “intended” leaves out some acts, especially ones related to abortion, that the critics consider murder. And they consider the NNL view rigorist insofar as it apparently rules out the death penalty, contrary to the Thomistic tradition and perhaps even heretically. However, the most salient philosophical arguments for exceptions to the principle against intending anyone’s death are weaker than the case for any given premise of the contrary NNL argument. Nevertheless, some NNL theorists’ arguments on life are unsound, some can be defended better than they have been, and some nonphilosophical objections based on theological authority require more exploration.

View more