Show simple item record

dc.contributor.authorLudji, Irene
dc.date.accessioned2020-09-16T20:15:00Z
dc.date.available2020-09-16T20:15:00Z
dc.date.created2020-09-14 23:38
dc.date.issued2020-09-10
dc.identifieroai:ojs.indotheologyjournal.org:article/159
dc.identifierhttps://indotheologyjournal.org/index.php/home/article/view/159
dc.identifier10.46567/ijt.v8i1.159
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/20.500.12424/3964945
dc.description.abstractThis article discusses the importance of being a neighbor, as understood through Karol Wojtyla’s idea of “the acting person,” in the context and experience of the migrants and humanitarian volunteers on the U.S.-Mexico border. There are three parts to this article. In the first part, I discuss the reality that migrants and humanitarian volunteers face at the U.S.-Mexico border. Migrants live in a liminal and violent space at the border, and the volunteers choose to enter this space to meet the vulnerable others. In the second part, I examine an idea presented by then-Cardinal Karol Wojtyla in his book The Acting Person. In the book─published in 1969 before he became Pope John Paul II in 1978─Wojtyla addresses the importance of being a neighbor through conscious participation in actions “together with others” for the achievement of the common good. In the third part, I present a critical reflection on the connection between migrants’ context and humanitarian work experience at the U.S.-Mexico border and Wojtyla’s idea of the acting person as a neighbor. By putting the idea of a neighbor in dialogue with the context of the U.S.-Mexico border, I intend to broaden Wojtyla’s thought to address the contemporary circumstances at the border. 
dc.description.abstractArtikel ini membahas gagasan Karol Wojtyla tentang the acting person yang diletakan dalam konteks migran dan sukarelawan kemanusiaan di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko. Artikel ini terbagi atas tiga bagian. Pada bagian pertama, dibahas konteks yang dihadapi oleh migran dan sukarelawan kemanusiaan di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko. Para migran harus menghadapi berbagai bentuk kekerasan di perbatasan, dan para sukarelawan kemanusiaan memilih untuk bersama-sama berjuang dengan mereka untuk keluar dari situasi ini. Pada bagian kedua, dijelaskan ide-ide utama yang dipresentasikan oleh Karol Wojtyla dalam buku “The Acting Person” yang diterbitkan pada tahun 1969 sebelum ia ditabiskan menjadi Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1978. Di dalam buku tersebut, Karol Wojtyla membahas pentingnya konsep the acting person lewat partisipasi secara sadar dalam tindakan solidaritas dengan orang lain untuk mencapai kebaikan bersama (common good). Pada bagian ketiga, disajikan refleksi kritis tentang hubungan antara konteks migran dan pengalaman kerja kemanusiaan di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko dengan gagasan Wojtyla tentang the acting person sebagai sesama manusia (neighbor). Dengan menempatkan ide Karol Wojtyla dalam dialog dengan konteks di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko, saya berharap dapat memperluas aplikasi pemikiran Wojtyla dalam diskusi kontemporer.
dc.format.mediumapplication/pdf
dc.language.isoeng
dc.publisherAsosiasi Teolog Indonesia
dc.relation.ispartofhttps://indotheologyjournal.org/index.php/home/article/view/159/201
dc.rightsHak Cipta (c) 2020 Irene Ludji
dc.sourceIndonesian Journal of Theology; Vol. 8 No. 1 (2020): Special Issue - Rethinking the Idea of "Who is My Neighbor?" ; 62-76
dc.subjecthumanitarian
dc.subjectKarol Wojtyla
dc.subjectmigrants
dc.subjectneighbor
dc.subjectthe acting person
dc.subjectU.S.-Mexico border
dc.subjectkemanusiaan
dc.subjectKarol Wojtyla
dc.subjectmigran
dc.subjectsesama manusia
dc.titleThe Acting Person on the U.S.-Mexico Border : Revisiting Karol Wojtyla’s Idea of Being a Neighbor
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
ge.collectioncode2339-0751
ge.dataimportlabelOAI metadata object
ge.identifier.legacyglobethics:16846891
ge.lastmodificationdate2020-09-14 23:38
ge.lastmodificationuseradmin@pointsoftware.ch (import)
ge.submissions0
ge.oai.exportid150601
ge.oai.repositoryid102477
ge.oai.setnameArticles
ge.oai.setspechome:ART
ge.oai.streamid5
ge.setnameGlobeTheoLib
ge.setspecglobetheolib
ge.linkhttps://indotheologyjournal.org/index.php/home/article/view/159


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record