Show simple item record

dc.contributorThe Ministry of Education, Culture, Research and Technology
dc.contributor.authorFadhilah, Lamya Nurul; Universitas Darussalam Gontor
dc.contributor.authorSyamsuri, Syamsuri; Universitas Darussalam Gontor
dc.date.accessioned2023-01-16T19:41:20Z
dc.date.available2023-01-16T19:41:20Z
dc.date.created2023-01-15 00:34
dc.date.issued2022-12-31
dc.identifieroai:jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id:article/980
dc.identifierhttp://jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id/index.php/jurnalmiqot/article/view/980
dc.identifier10.30821/miqot.v46i2.980
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/20.500.12424/4266494
dc.description.abstractAbstract: One of the strategies in developing the halal value chain ecosystem is to create synergies that involve Pesantren's MSME units and make its involved parties in building human resources for the halal industry in Indonesia. This could be realized through the Pesantren economic empowerment by developing a supportive ecosystem. However, there are various kinds of obstacles that hinder its development. Such problems from marketing, management, capability, and finance, both in terms of quality and quantity, affect management and development. Therefore the researcher takes a position in this research by examining and analyzing problems, solutions, and appropriate strategies related to the Pesantren economic empowerment to drive halal value chains through the Analytic Network Process approach. This study found that the problem of pesantren economic empowerment is the lack of human resource skills. At the same time, the problem of the halal value chain is the low literacy of halal development instruments.Abstrak: Salah satu strategi dalam mengembangkan ekosistem rantai nilai halal ialah menciptakan sinergi yang melibatkan unit UMKM Pesantren dan menjadikan pesantren sebagai pihak aktif dalam membangun sumber daya manusia industri halal di Indonesia. Hal ini dapat diwujudkan melalui pemberdayaan ekonomi pesantren dengan pengembangan ekosistem yang mendukung. Akan tetapi terdapat berbagai macam kendala yang menghambat pengembangannya. Seperti permasalahan dari aspek marketing, manajemen, kapabilitas, dan keuangan baik dari segi kualitas ataupun kuantitas, sehingga berpengaruh dalam pengelolaan serta pengembangannya. Oleh karena itu peneliti mengambil posisi dalam penelitian ini dengan menempatkan fokus penelitian untuk mengkaji serta menganalisa permasalahan, solusi, dan strategi yang tepat terkait pemberdayaan ekonomi pesantren dalam upaya penggerakan halal value chain, melalui pendekatan Analytic Network Process (ANP). Penelitian ini menemukan bahwa masalah pemberdayaan ekonomi pesantren adalah kurangnya keterampilan sumber daya manusia. Sedangkan permasalahan rantai nilai halal bersumber dari permasalahan rendahnya literasi instrumen pembangunan halal.Keywords: Economic Empowerment, Pesantren, Halal Value Chain.
dc.languageen
dc.language.isoeng
dc.publisherState Islamic University North Sumatra
dc.relation.ispartofhttp://jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id/index.php/jurnalmiqot/article/downloadSuppFile/980/218
dc.rightsCopyright (c) 2022 MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman
dc.sourceMIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman; Vol 46, No 2 (2022)
dc.subjecteconomic development; halal; syariah
dc.subjectEconomic Empowerment; Pesantren; Halal Value Chain
dc.subjectMicroeconomic Analyses of Economic Development,
dc.titleDEPICTHING HALAL VALUE CHAIN WITHIN GONTOR ALUMNI PESANTREN FORUM (FPAG)
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
ge.collectioncode0852-0720
ge.dataimportlabelOAI metadata object
ge.identifier.legacyglobethics:18773398
ge.lastmodificationdate2023-01-15 00:34
ge.lastmodificationuseradmin@novalogix.ch (import)
ge.submissions0
ge.oai.exportid148907
ge.oai.repositoryid98354
ge.oai.setnameArticles
ge.oai.setspecjurnalmiqot:ART
ge.oai.streamid5
ge.setnameGlobeTheoLib
ge.setspecglobetheolib
ge.linkhttp://jurnalmiqotojs.uinsu.ac.id/index.php/jurnalmiqot/article/view/980


This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record